SPORT MANIA
Olahraga yuk
Tuesday, November 04, 2003
  Membesarkan dada

Dalam sholat banyak manfaat yang akan kita dapatkan, disamping kita dapat lebih mendekatkan diri pada Allah Swt, namun Sholat pun bisa menjadikan tubuh dan jiwa kita menjadi sehat.karena dalam sholatpun sudah mencakup olah raga ringan namun menyehatkan,
Coba kaji pergerakan otot-otot kita ketika sholat.
Secara kasar, pada mula kita berdiri tegak ( qiyam ) kemudian angkat kedua tangan bertakbir dan letakkan tangan di atas pusat, kita telah membesarkan rongga dada kita manakala paru-paru akan terasa luas serta menggerakkan otot di kedua belah tangan.
Ketika ruku' dengan badan membunkuk ke depan dan kedua tangan di atas kepala lutut dan punggung mendatar ( parallel to the ground ) sekaligus ianya menggerakkan ruas-ruas tulang punggung, tulang leher, tulang pinggang dan tulang tungkin. Waktu sujud pula, seluruh berat badan terpikul sepenuhnya di atas otot-otot kedua-dua tangan, kaki.dada, perut, punggung, leher dan otot-otot kaki.
Lihat saja pada waktu sujud ini berapa banyak otot dan persendian yang kita gerakkan ?
Setelah itu kita bangkit dari sujud. Kita duduk, kemudian kita sujud lagi dan selepas itu kita berdiri kembali.
Dalam gerak badan kali ini kita telah secara automatik menggerakkan sejumlah besar otot-otot di dada , bahu, lengan, perut, punggung, peha, kaki bahagian bawahan lain-lain otot lagi.
Selain dari itu kita juga melakukan dua macam duduk pertama duduk antara dua sujud dan kedua duduk tahiyat.
Kedua-dua jenis duduk ini menggerakkan tumit , pangkal peha, kelengkang, jari-jari kaki dan lain-lain.
Dalam kita memberi salam juga kita gerakkan otot-otot leher tengkuk dan lain-lain.
Kalau kita lihat dari dua perkara tersebut di atas iaitu mendapatkan oksigen yang istimewa dan gerak otot-otot yang semuanya ini sudah tentu akan memastikan kesihatan tubuh badan kita.
Solat tahajud juga boleh menjauhkan penyakit buah pinggang yang selalu menyerang orang yang banyak tidur dan bangun lewat dari tidur malam.
Abdullah Ibnu Umar: r.a. meriwayatkan bahawa baginda Rasulullah s.a.w. bersabda, maksudnya :
" Zikir yang termulia ialah LA ILAHA ILLALLAH dan doa yang terbaik ialah istighfar."
Moga Ada Manfaat


*** Kesepian mengajar aku menghargai orang lain

Go!! :
http://fifaworldcup.yahoo.com/
 
Olahraga yuk
Wednesday, September 10, 2003
  10 Kiat Hidup Sehat Tanpa Obat

Hidup yang multikompleks dewasa ini membuat kita bisa
terlanda "penyakit" aneh yang sulit diatasi, baik oleh kekebalan
tubuh sendiri maupun obat-obatan. Bagaimana kiatnya agar kita tetap
sehat tanpa harus sering berobat.

Sudah bukan rahasia lagi bahwa tubuh kita mempunyai sistem kekebalan
yang mampu melindungi badan dari serangan penyakit. Itu kalau
sistemnya bekerja! Kadang-kadang suka ngadat.

Kalau sudah begitu, ya apa boleh buat! Kita terpaksa berobat. Namun,
niscaya juga tidak ada salahnya, mencoba berbagai kiat hidup
mencegah penyakit tanpa tergantung pada obat-obatan. Di mana-mana,
mencegah sebelum terjadi itu lebih baik daripada mengobati yang
sudah telanjur marak. Berikut 10 tips yang dapat dipakai untuk itu:

1. Kenali diri Anda, baik fisik maupun kejiwaan

Ini agak filosofis, memang, tetapi sebenarnya justru di sini letak
kunci segalanya. Dengan mengenali diri sendiri, kita dapat
mengetahui kelemahan fisik tubuh kita, lalu dapat memutuskan apa
yang baik dan boleh dilakukan bagi tubuh, dan apa yang tidak.

Orang yang tanpa disadari telah keenakan menyantap makanan yang asin
secara berlebihan, misalnya, lama-kelamaan merasakan tubuhnya
berubah, seperti cepat merasa pusing, berkurang keseimbangan
tubuhnya, dan sering merasakan aneka gejala tidak enak badan.
Setelah memeriksakan badan ke dokter, baru diketahui tubuhnya mulai
mengidap "penyakit" tekanan darah tinggi. Kalau sejak itu ia
berusaha sungguh-sungguh untuk mengurangi makanan asin dan berlemak,
sambil melakukan olahraga ringan secara teratur, maka "penyakit"-nya
tidak mudah kumat, dan ia tidak perlu sering pergi ke dokter lagi.

Bila Anda mempunyai keluhan seperti itu, seyogianyalah mencontoh
orang yang mengenal kelemahan dirinya sendiri itu. Begitu juga orang
yang mudah marah dan sukar mengendalikan diri karena tidak mengenal
kekurangan dirinya sendiri. Setelah mengenal kelemahannya, dan mau
memperbaiki kebiasaannya yang merugikan, lama-lama ia mahir menjaga
agar tidak mudah terpancing emosinya. Itu berkat ia berusaha
mengenal dirinya sendiri juga.

2. Tidak terburu-buru merasa sakit

Hanya karena bersin, batuk, atau agak demam, orang telah memutuskan
untuk minum obat. Padahal acap kali setelah dibiarkan tiga hari,
gejala sakit itu hilang sendiri. Tubuh memang mempunyai kemampuan
untuk menyembuhkan sendiri. Hanya dengan beristirahat cukup, gejala
sakit itu sudah hilang sendiri. Gejala pusing kadang bahkan dapat
hilang hanya karena menghirup udara segar di taman yang tidak
tercemar udara knalpot.

Gejala batuk dan bersin memang merupakan tanda serius juga, bahwa
tubuh sedang berusaha mengeluarkan kuman penyakit dari saluran
pernapasan. Demam berkeringat merupakan tanda tubuh sedang melawan
serangan kuman. Kalau gejala itu berlangsung selama tiga hari,
karena beratnya serangan, ya apa boleh buat, kita ke dokter untuk
konsultasi medis.

3. Mengusahakan variasi makanan sehari-hari

Melakukan variasi santapan, berangkat dari asumsi bahwa ada bahan
makanan tertentu yang lebih bermanfaat daripada jenis makanan biasa
sehari-hari. Kalau ini kita pakai sebagai selingan bagi jenis
makanan sehari-hari, maka kedua kelompok bahan itu dapat saling
melengkapi. Bila kita terbiasa makan daging ayam dan sapi, sebaiknya
mengubah kebiasaan itu, dan sekali-sekali makan ikan segar, tempe,
dan tahu sebagai selingan. Bahan ini mempunyai kadar lemak tak jenuh
yang banyak, dan berpotensi mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

Sebaliknya, kalau kita terbiasa makan ikan, tempe, dan tahu telur
saja sehari-hari, pada suatu kesempatan makan santapan istimewa pada
kondangan temanten, atau arisan keluarga besar, ambil saja daging
ayam atau sapi. Protein daging hewan berperan mempertahankan laju
pertumbuhan tubuh dan mengganti sel-sel jaringan yang rusak.

Begitu juga dengan sayuran. Kalau hari demi hari kita makan sayur
mayur hijau, karena beranggapan bahwa yang serba hijau itu pasti
bagus, sesekali perlu variasi menyantap sayuran dan buah-buahan
tidak hijau, seperti tomat, wortel, jagung muda, paprika merah
(sebagai sayur), pisang, mangga, apel, jeruk (sebagai pencuci
mulut).

4. Menyesuaikan konsumsi dengan tingkatan umur

Jumlah zat gizi yang diperlukan tubuh berbeda-beda bergantung pada
umur, jenis kegiatan, dan kondisi tubuh (dalam keadaan sakit atau
sehat). Pada anak-anak dan remaja yang sedang giat-giatnya tumbuh,
kelima unsur dalam makanan (karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan
mineral, serta air) sangat diperlukan, sehingga tidak perlu dibatasi.

Sebaliknya, pada orang dewasa dan lanjut usia, pembatasan itu mutlak
perlu. Karbohidrat dan lemak sebagai penghasil energi harus
dikurangi jumlahnya, mengingat kegiatan fisik mereka sudah menurun.
Cara mengurangi karbohidrat dan lemak ialah dengan mengurangi porsi
nasi dan goreng-gorengan.

Sebaliknya, vitamin dan mineral serta air justru harus dimakan
dengan cukup. Zat-zat ini sangat perlu untuk memperlancar
metabolisme dalam tubuh, dan meningkatkan daya tahannya. Hanya perlu
diingat bahwa yang paling baik ialah memakai vitamin alamiah,
seperti yang terkandung dalam buah dan sayuran segar.

Sedangkan air yang diminum harus yang steril, aman dari kuman,
seperti air mineral yang benar memenuhi syarat sebagai air mineral.
Boleh juga air biasa yang selalu sudah direbus lebih dulu. Lebih
kurang 60% dari bobot badan kita berupa air atau cairan. Itu berarti
kita harus minum air lebih banyak daripada unsur makanan yang lain.
Orang yang sedang sakit dan terpaksa minum obat, malah harus minum
air lebih banyak lagi. Penderita "penyakit" sulit buang air, bisa
tertolong dari penderitaannya dengan setiap hari minum 2 - 3 gelas
air putih sebelum pergi ke belakang.

Konsumsi protein pada orang dewasa dan lansia juga perlu dikurangi,
meskipun tidak sebanyak pengurangan karbohidrat dan lemak. Cara
mengurangi protein ini ialah dengan mengganti menu makanan sumber
protein hewani dengan makanan sumber protein nabati, yang kadar
proteinnya kurang atau hanya sedikit. Misalnya, kacang-kacangan,
tahu, dan tempe.

5. Berolahraga secara teratur sesuai kemampuan

Berolahraga bertujuan memperlancar peredaran darah, dan mempercepat
penyebaran impuls urat saraf ke bagian tubuh atau sebaliknya,
sehingga tubuh senantiasa bugar. Banyak orang berpendapat, tanpa
olahraga pun kita sebenarnya juga sudah bergerak badan mirip
olahraga, kalau melakukan pekerjaan fisik sehari-hari seperti
menyapu lantai, membersihkan rumah, mencuci, dan menjemur pakaian.
Tetapi apakah "olahraga" semacam ini dapat kita lakukan secara
teratur dan berkesinambungan? Itu masalah tersendiri!

Diperlukan kemauan yang kuat, berdasarkan keyakinan bahwa olahraga
itu mutlak perlu agar badan tetap bugar, karena peredaran darah
diperlancar tadi. Pada gilirannya ini dapat meningkatkan kekebalan
tubuh.

Para penderita tekanan darah tinggi, penyakit jantung, infeksi paru-
paru, dan kencing manis, hendaknya berkonsultasi ke dokter dulu
untuk mengetahui jenis olahraga apa yang cocok. Biasanya olahraga
yang intensitasnya rendah dan dilakukan tidak terlalu lama.

Orang normal yang tidak mengidap penyakit, sangat baik memilih
olahraga yang kapasitas aerobiknya tinggi seperti renang, aerobik
yang high impact, naik sepeda stasioner, dan joging.

6. Selalu menjaga kebersihan

Lingkungan bersih di rumah, halaman, dan kompleks hunian memberi
suasana segar dan nyaman. Sebuah penelitian di Amerika Serikat
menunjukkan bahwa kelompok rumah yang mempunyai halaman dan
lingkungan tertata baik, hijau, dan asri, mempunyai persentase
kesehatan penghuninya jauh lebih baik daripada kelompok rumah miskin
tanaman.

Lingkungan bersih membuat tubuh kita juga bersih, baik jasmani
maupun rohani. Kondisi ini mampu mencegah penyakit jasmani seperti
infeksi kulit, alergi debu, flu, bronkitis, dan "penyakit" rohani
seperti stres, frustrasi dan depresi, biang kerok menurunnya sistem
kekebalan tubuh.

7. Meluangkan waktu untuk bersantai

Meluangkan waktu tidak berarti minta istirahat lebih banyak daripada
bekerja produktif sampai melebihi kepatutan. Tidak! Meluangkan waktu
untuk istirahat itu sebentar saja, dan ini perlu, untuk setel kendo
sejenak di antara ketegangan jam sibuk bekerja sehari-hari. Ini
perlu dilakukan secara rutin.

Bersantai juga tidak berarti harus melakukan rekreasi yang
melelahkan, tetapi cukup berkumpul membicarakan masalah keseharian
dengan rekan sekantor, tetangga atau keluarga di rumah. Bukan tidak
mungkin, mereka dapat membantu memecahkan masalah, atau setidak-
tidaknya meringankan beban pikiran.

Bersantai seorang diri dengan merenung dan mawas diri juga perlu.
Makin sering dan rutin ini dilakukan, makin bagus keseimbangan jiwa
kita. Tidur nyaman juga bentuk bersantai seorang diri. Stamina akan
pulih dengan cepat, dan keseimbangan hormon dalam tubuh juga cepat
tercapai.

Tubuh letih dan pikiran kusut kalau dibiarkan berkepanjangan (sampai
dibawa ke kamar tidur), akan menurunkan daya kerja sistem kekebalan
tubuh. Pada gilirannya memudahkan serangan penyakit.

8. Back to nature

Trend pada awal dekade 1990-an di negeri Barat ini dilandasi
pengalaman bahwa gaya hidup pada zaman modern mendorong orang
mengubah kebiasaan makan, seperti misalnya lebih sering menyantap
makanan kalengan, sambal botolan, atau buah awetan. Juga jarang
bergerak badan karena kemudahan memakai alat bantu rumah tangga,
seperti mencuci pakaian dengan mesin cuci, menyapu lantai dengan
penyedot debu, bepergian dengan kendaraan, padahal cuma dekat dan
lebih sehat dilakukan dengan jalan kaki. Tubuh kita jadi manja,
karena jarang bergerak, sehingga mudah sakit karena lembek.

Sebaliknya, seorang pendekar silat, walaupun hidup di tengah zaman
modern, selalu sehat tubuhnya karena masih sering berjalan kaki,
latihan rutin dengan menggerakkan badan, dan tidak memakai alat
bantu hasil teknologi modern yang membuat orang jadi lembek.

Untuk kembali dekat dengan alam, kita bukannya harus ikut menjadi
pendekar silat, tetapi setidak-tidaknya menghindari bahan makanan
kalengan, dan malah memperbanyak makan sayuran dan buah yang segar.

9. Mengolah pernapasan

Mengolah pernapasan berarti mengatur cara dan frekuensi bernapas
agar lebih efisien. Dengan menghirup udara (oksigen) perlahan-lahan
dalam hitungan 15 kemudian melepaskannya kembali pelan-pelan juga
dalam hitungan 15, kita bisa menahan oksigen dalam badan lebih lama
daripada biasanya. Oksigen akan dipakai oleh organ tubuh secara
efektif, walaupun jumlahnya cuma sedikit.

Selama ini kita bernapas dengan frekuensi yang tidak teratur. Kadang
lambat, kadang cepat. Oksigen yang diirup juga cepat keluar lagi.
Belum sampai dimanfaatkan dengan baik, sudah keburu keluar. Dalam
satu menit kita benapas lima kali atau lebih.

Tetapi, dengan latihan teratur frekuensi bernapas itu bisa kurang
dari lima kali dalam semenit. Setiap kalinya selalu dalam, dan
berdaya guna. Akibatnya, oksigen yang dihirup cukup sedikit saja,
tetapi sudah efektif. Organ tubuh akan menyesuaikan diri dengan
ketersediaan oksigen yang sedikit ini, dan itu justru menguntungkan
tubuh. Sebab, dengan oksigen sedikit, tetapi toh sudah efektif itu,
tubuh tidak kebanjiran hasil pernapasan berupa CO2 banyak-banyak,
yang tidak baik bagi kesehatan.

10. Menggemari bacaan kesehatan

Ungkapan "Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta"
sangat pas untuk menyindir orang yang ingin tubuhnya sehat, tetapi
tidak mau bersusah payah mendekati bacaan tentang kesehatan. Kalau
dekat, kita akan tahu seluk-beluk kesehatan itu lebih baik, dan
kemudian dapat memakainya untuk menyusun siasat menghindari gangguan
penyakit. (Nur Khalis)

Sumber: Majalah Intisari Edisi 2001 
Olahraga yuk
Sunday, August 10, 2003
  Sehat Mental dengan Olah Raga

Manfaat olah raga untuk kesehatan tubuh kita memang sudah lama terbukti. Sekarang daftar efek positif dari olah raga akan bertambah panjang lagi dengan adanya temuan bukti baru dari Daniel M. Landers, profesor ilmu kesehatan fisik dan olah raga dari Univeritas Arizona. Cukup dengan menggerakkan tubuh selama 10 menit setiap hari kesehatan mental kita akan meningkat cepat. Selain itu daya pikir akan bertambah jernih dan yang menggembirakan dapat mengurangi ketegangan alias stress serta membuat perasaan menjadi riang selalu. Menurut Landers ada lima manfaat olah raga yang dapat menyehatkan mental kita. Mari kita simak satu per satu.

1. Olah raga dapat meningkatkan kekuatan otak
"Sudah bukan rahasia lagi kalau kegiatan fisik yang rutin dilakukan bisa meningkatkan daya reaksi, konsentrasi, kreativitas dan kesehatan mental kita," jelas Landers. Hal ini dikarenakan tubuh memompa lebih banyak darah sehingga kadar oksigen dalam peredaran darah juga meningkat yang ujungnya mempercepat pemasukkan darah ke otak. Para ahli sepakat kalau otak cukup mendapat asupan darah maka reaksi fisik dan mental seseorang akan meningkat.

2. Olah raga dapat melawan penuaan
Penelitian baru-baru ini membuktikan bahwa dengan hanya berolahraga ringan seperti berjalan kaki saja dapat membantu tubuh mencegah penurunan daya kerja otak pada wanita lanjut usia. Semakin lama dan seringnya kegiatan berjalan kaki ini dilakukan maka ketajaman pikiran juga akan semakin membaik. Hasil terbaik akan didapat dengan menggerakkan tubuh setiap minggu selama sembilan minggu. "Kegiatannya tidak perlu terlalu tinggi intensitasnya, cukup dengan berkeliling saja, yang penting daya pacu jantung kita dapat meningkat," lanjut Landers. "Tapi manfaatnya daya ingat kita akan selalu tajam."

3. Olah raga dapat menghilangkan stress
"Berolah raga dapat membantu kita mengurangi kegelisahan hati dan bahkan dapat melawan kemarahan," kata William P. Morgan Ed.D, kepala laboratorium psikologi Universitas Wisconsin di Madison. Alasannya sederhana saja : Kalau jantung kita bekerja pada saat berolah raga, maka otomatis konsentrasi pikiran tidak akan terfokus pada urusan pekerjaan lagi. Selain dapat mengalihkan pikiran, aerobik yang rutin juga dapat meningkatkan ketahanan kardiovaskular, sehingga nantinya kita dapat bersikap tidak terlalu berlebihan dalam menyikapi suatu masalah. Aktifitas yang terbukti efektif dalam melawan ketegangan otak adalah aerobik macam berjalan kaki, bersepeda, renang, jogging dan yoga.

4. Olah raga dapat meningkat perasaan bahagia secara alami
Banyak orang yang terkena depresi atau sakit hatinya memakai obat penenang sebagai jalan keluar. Sekarang jalan menuju kebahagian secara alami dapat diraih dengan menggerakkan tubuh secara rutin. Olah raga terbukti manjur dalam meningkatkan hormon penumbuh rasa bahagia dalam otak kita, seperti adrenalin, serotonin, dopamin dan endorphin, yang merupakan pembunuh nomor satu penyakit hati. Sebuah survey di Inggris melaporkan 83% penderita depresi bergantung pada aktifitas olah raga dalam memperbaiki perasaan hati dan mengurangi kecemasan. "Berolah raga selama 16 minggu secara rutin pada orang yang memiliki kadar depresi yang sedang mendapatkan efek bahagia sama besar dengan kadar yang dihasilkan oleh obat penenang macam Prozac atau Zoloft," jelas Landers.

Penelitian di Universitas Duke membuktikan bahwa 60% penderita depresi yang menjalani olah raga 30 menit tiga kali seminggu selama enam bulan dapat melawan penderitaan tanpa harus menggunakan obat dokter. Namun bagi penderita depresi yang berat tentu tidak bisa begitu saja lepas dari obat-obatan. Hanya saja banyak dokter sekarang yang memasukkan kegiatan olah raga dalam resep pengobatan mereka disamping obat penenang medis.

5. Olah raga dapat meningkatkan kepercayaan diri
Sekarang rasa percaya diri dapat dicapai tidak hanya dengan mengandalkan keindahan fisik lagi. Sebuah studi kasus di AS membuktikan kalau para remaja yang aktif berolahraga memiliki kadar kepercayaan diri yang sama kuat dengan teman-teman mereka yang memiliki tubuh dan penampilan indah. Kemantapan diri ini terletak pada hasil yang mereka dapatkan, yakni citra tubuh yang sehat dan kekuatan fisik yang prima, bukan semata giat berolah raga karena terobsesi dengan figur fisik para model di sampul majalah.

Sumber : Five Ways Exercises Helps Your Head, Claire Moore, womencentral.msn.com 
Olahraga yuk
Monday, August 04, 2003
  MENGATASI NYERI PINGGANG DENGAN OLAH RAGA

Tidak jarang anda mengalami sakit pinggang, apakah karena menabrak bufet, membongkok pada saat anda duduk di kursi untuk memungut sesuatu, atau pada saat mengangkat barang dari bagasi mobil, atau bahkan terlalu lama duduk di depan meja komputer.

Sakit pada pinggang tersebut mula-mula hanya terasa sedikit nyeri dan lama kelamaan rasa sakit dapat menyebar ke daerah pungggung, paha dan mungkin ke bagian bawah tubuh, tumit dan jari-jari kaki.

Gangguan nyeri pinggang bawah dapat dialami oleh kita semua, tidak memandang tua, muda wanita atau pria.

Sebagian besar dari nyeri pinggang bawah disebabkan karena otot-otot pada pinggang kurang kuat, sehingga pada saat melakukan gerakan yang kurang betul atau berada pada suatu posisi yang cukup lama dapat menimbulkan peregangan yang ditandai dengan rasa sakit.

Beberapa contoh sehari-hari yang dapat menimbulkan nyeri pinggang bawah :


Mengangkat barang berat sambil membongkok dimana benda tersebut kurang dekat dengan badan sehingga badan harus melengkung.

Pada waktu mengendarai mobil, duduk dengan pinggang dan punggung yang melengkung dalam waktu yang lama.

Duduk di kursi terus menerus dengan perbandingan tingi kursi dan meja tulis kurang tepat hingga duduknya membongkok.
Pada contoh diatas tadi beberapa hal yang harus anda perhatikan untuk menghindari nyeri pinggang adalah :


Betulkan posisi tidur, duduak, atau cara mengangkat barang dan ;

lakukan latihan-latihan untuk menghilangkan nyeri tersebut.
Ada beberapa penyebab nyeri pinggang yang hanya dapat ditanggulangi dengan pertolongan medis (dengan bantuan dokter) seperti, kelainan pada saluran kencing atau lemah pada bagian kaki. Kedua masalah ini mungkin menunjukkan masalah pergeseran pembuluh darah atau organ tubuh. Jika pergeseran tersebut cukup besar maka dapat menyebabkan terganggunya syaraf yang mengendalikan saluran kencing, dubur dan kaki.

Berikut beberapa Tips dan latihan gerakan-gerakan untuk mengatasi nyeri bawah pinggang :


Untuk menguatkan otot-otot perut :

Tidurlah terlentang,
Bengkokkan kedua lutut,
Kedua kaki terletak datar di lantai,
Datarkan pinggang ke lantai, pinggul akan naik ke atas,
Tahan

Latihan meregangkan otot-otot pinggul, pantat dan pinggang

Tidur terlentang,
Kedua lutut dibengkokkan,
Kedua kaki datar di lantai,
Kedua lutut digerakkan ke dada, tahan dengan kedua tangan,
Kembali ke posisi awal.

Latihan meregangkan punggung, perut dan otot-otot tungkai

Posisi merangkak,
Dagu ditarik,
Punggung dilengkungkan ke atas,
Perlahan-lahan duduklah ke belakang pada tumit, bahu ke arah lantai

Latihan menguatkan otot pinggang dan perut

Posisi merangkak,
kepala sejajar lantai,
Lekukkan punggung ke atas kemudian perlahan-lahan ke bawah,
Lengan selalu lurus

Latihan menguatkan otot-otot perut

Tidur terlentang,
Kedua lutut dibengkokkan,
Kedua lengan menyilang di atas dada,
Naikkan kepala dan bahu dari lantai, tahan secara bertahap ditahan lebih lama

Latihan menguatkan dan meregangkan pinggul, pantat dan pinggang

Tidur tengkurap,
Kedua lengan dilipat di bawah dagu,
Perlahan-lahan angkat satu tungkai ke atas - jangan terlalu tinggi,
Kemudian turunkan, dan ulangi dengan tungkai yang lain.
Masing-masing gerakan dilakukan 1 - 5 kali dan lakukanlah latihan ini sehari dua kali.

Selamat mencoba dan SALAM KESEHATAN

Selamat mencoba & semoga bermanfaat!!! Bila membutuhkan keterangan lebih lanjut, silahkan kirimkan pertanyaan via homepage DTV atau fax ke 62-21 526 1080. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan yang masuk.
========================================================
sumber: pasific.net.id 
Olahraga yuk
Tuesday, July 29, 2003
  ***Buat sportmania yang sibuk, bukan berarti alfa olahraga khan....
mungkin tifs ini ada gunanya.... :)

TIPS MENJAGA KEBUGARAN BAGI YANG SIBUK

Seorang pakar kesehatan di Amerika Serikat menyatakan bahwa tidak berolahraga sama
bahayanya dengan merokok. Jadi, jika untuk alasan kesehatan Anda telah berhenti
merokok, untuk alasan yang sama aktivitas fisik apa yang telah Anda lakukan?

Banyak orang yang tinggal dan bekerja di kota besar merasa bahwa program olahraga
merupakan beban maha berat yang sangat sukar dilaksanakan. Mulai dari waktu, biaya,
sampai lingkungan kota besar yang tidak sport-friendly. Sementara itu ACSM (American
College of Sports Medicine) sejak tahun 1998 telah menetapkan bahwa aktivitas fisik
per minggu yang direkomendasikan untuk orang dewasa sehat dalam rangka memelihara
kesehatan dan kebugaran meliputi 3 - 5 hari latihan aerobik, 2 - 3 sesi latihan
kekuatan, dan 2 -3 sesi latihan kelenturan. Bagi orang-orang sibuk seperti Anda,
bagaimana caranya melaksanakan anjuran tersebut?

Untuk Anda yang tidak punya waktu banyak, berikut ini contoh "latihan mini" untuk
kebugaran tubuh. Prinsip latihan ini adalah meningkatkan intensitas dalam rangka
mengurangi waktu/durasi yang diperlukan untuk menyelesaikan satu latihan.

Latihan Aerobik untuk Daya Tahan (Endurance) Jantung-Paru

Jalan cepat, lari, bersepeda (stasioner maupun sepeda biasa), dan berenang merupakan
contoh latihan yang melibatkan hampir semua otot utama, sehingga dapat memacu kerja
jantung. Jika waktu Anda terbatas, maka cobalah untuk melaksanakannya dengan
intensitas cukup tinggi setiap kali Anda punya waktu. Intensitas latihan dapat
ditingkatkan dengan cara meningkatkan kecepatan lari/bersepeda/berenang, meskipun cara
ini mengandung risiko yang besar terhadap kemungkinan cedera otot dan sendi. Untuk
mencegah timbulnya cedera, diperlukan pemanasan (warming-up) yang sangat optimal.
Pilihan lainnya adalah dengan "memilah" latihan menjadi dua bagian, sebagian
dilaksanakan pagi hari dan sebagian lagi dilaksanakan sore/malam hari.

Latihan Kekuatan Otot

Salah satu teknik melaksanakan latihan kekuatan otot adalah dengan menggunakan beban
yang sangat ringan dan diulang secepat-cepatnya (repetisi maksimal) selama 30 detik.
Setelah beristirahat selama ± 30 detik, latihan dilanjutkan dengan cara yang sama
untuk otot yang lain. Keseluruhan latihan kekuatan otot yang optimal melibatkan 8 - 10
jenis latihan untuk otot besar tubuh. Hal yang perlu diperhatikan dalam latihan ini
adalah jika Anda belum terlatih, maka periode istirahat antar set latihan harus
diperpanjang. Namun demikian untuk melatih kekuatan otot Anda harus mengingat bahwa
secara bertahap periode istirahat tersebut harus dikurangi, dan pada saat yang tepat
beban angkatan ditambah.

Latihan Kelenturan

Kelenturan diperoleh dengan melakukan berbagai latihan peregangan, yang dapat
dilakukan di manapun dan dalam posisi apapun. Peregangan dapat dilakukan sambil
berdiri maupun duduk, dan berbagai benda dapat digunakan sebagai alat bantu latihan,
misalnya tembok, kursi, lemari, dsb.

Namun jika Anda belum mampu melakukan latihan lengkap, berikut ini berbagai cara
kreatif untuk memacu Anda melaksanakan exercise:

1.. Gunakan tangga sebanyak mungkin dan hindari lift maupun elevator. Sebagai
variasi, lompati 2 anak tangga sekaligus, atau percepat langkah Anda.
2.. Berjalanlah sebanyak Anda bisa. Banyak cara dapat Anda lakukan, misalnya dengan
memarkir kendaraan agak jauh dari tujuan, dan hindari berbelanja secara drive-through.
Jika Anda memindahkan barang-barang, jangan lakukan sekaligus sehingga Anda perlu
berjalan bolak-balik. Saat berbelanja atau mencari barang, berjalanlah dengan cepat
sehingga Anda mungkin tidak melihat barang yang Anda cari, yang mengakibatkan Anda
perlu berjalan bolak-balik. Menghilangkan remote control juga merupakan ide yang baik.
3.. Mulailah melakukan hobby yang memerlukan gerakan tubuh, misalnya berkebun atau
bertukang. Atau lakukan berbagai kegiatan rumah tangga seperti menyapu, mengepel (akan
lebih efektif jika melakukannya tanpa gagang), membersihkan jendela, dll. Selain baik
untuk menambah periode exercise, tentunya Anda akan dengan cepat dinobatkan sebagai
pria teladan.
4.. Bermain bersama anak-anak (tidak sama dengan memperhatikan anak yang sedang
bermain).
5.. Ikut les dansa. Salsa sedang menjadi trend gaya hidup masa kini, sehingga Anda
akan memperoleh keuntungan ganda dengan mahir berdansa.
Setelah Anda memulai hidup aktif, usahakan untuk meningkatkan aktivitas fisik Anda,
agar tingkat kebugaran fisik tetap terjaga.

SELAMAT BERLATIH.

**Dr. Nani Cahyani Sudarsono, SpKO
Budget Control Dept - PT. ASURANSI IKRAR LLOYD
Jakarta Selatan 12870 - Telp.021- 837 00432 ext.416
============================================================

KESALAHAN-KESALAHAN SAAT BEROLAHRAGA

Semua orang tahu olahraga itu baik untuk kita, tapi tidak semua orang tau bagaimana berolahraga dengan aman dan efektif. Nah, disini ada enam kesalahan yang umum dilakukan saat berolahraga beserta tipsnya untuk memastikan olahraga anda bebas-kesalahan:

1. Melakukan kegiatan yang sama terus menerus.

Dengan secara berulang melakukan tipe olahraga yang sama, tubuh anda tidak akan menghadapi tantangan lagi. Selain kebosanan, anda pun berisiko terkena cidera akibat penggunaan otot berlebih. Oleh karena itu, variasikan olahraga anda ! Jika anda memutuskan untuk berlari di hari Senin, Rabu dan Jumat, maka bersepedalah di hari Selasa dan Minggunya.

2. Tidak melakukan perengangan.

Orang akan secara setia melakukan olahraga kardiovaskular serta angkat beban, tapi cenderung melupakan untuk melakukan cooling-down setelah itu. Perengangan ini penting untuk relaksasi otot, mencegah cidera, dan memperbaiki postur tubuh. Lakukan lima sampai sepuluh perengangan yang menargetkan pada kelompok otot besar diakhir tiap sesi olahraga. Lakukan tiap perengangan selama 10-30 detik.

3. Prosedur yang tidak benar saat mengangkat beban.

Jika sudah bicara mengenai keselamatan dan efektifitas, bukan lagi berapa banyak beban yang dapat anda angkat yang penting, tapi bagaimana anda melakukannya. Kesalahan utama yang biasa dilakukan orang adalah mengangkat beban dengan cepat dan tidak terkontrol. Lebih baik anda melakukan tiap pengulangan dalam tempo lambat dan terkontrol untuk memastikan kalau ototlah daripada gravitasi dan momentum yang melakukan latihan tersebut. Biasanya membutuhkan waktu satu detik untuk mengangkat beban dan tiga detik untuk menurunkannya.

4. Olahraga yang over.

Orang seringkali berasumsi kalau semakin banyak berolahraga semakin baik. Salah besar ! Melakukan olahraga terlalu banyak, terlalu cepat atau melakukan olahraga intensif setiap hari memiliki efek yang membahayakan seperti ketegangan otot/tendon, kehilangan jaringan otot. Jika anda masih pemula, mulailah dengan perlahan. Tiga kali perminggu merupakan waktu yang realistik, aman dan efektif. Jika anda sudah berpengalaman, lakukan kegiatan kardiovaskular tidak lebih dari 200 menit perminggu dengan tidak lebih dari 60 menit per sesi. Latihan beban seharusnya dilakukan tidak lebih dari tiga hari perminggu untuk menargetkan pada kelompok otot yang sama. latihlah kelompok otot yang sama pada hari yang selang-seling.

5. Tidak Konsisten.

Gangguan yang sering terjadi akan menghilangkan keuntungan dari program olahraga apapun. Olahraga yang sering berhenti-mulai bukan hanya tidak efektif tapi bisa juga potensial cidera. Faktor yang paling penting untuk mencapai hasil yang diharapkan adalah tetap konsisten dengan olahraga kita. Realistiklah dengan kegiatan olahraga kita serta jadwalkan untuk berolahraga dalam satu minggu dan laksanakan !

6. Tidak peduli akan sinyal tubuh anda.

Berolahraga walaupun sakit bukanlah ide yang baik. Jika anda merasa tidak nyaman saat latihan yang (1) berlangsung lebih dari dua atau tiga minggu, (2) secara gradual memburuk, (3) menganggu olahraga rutin anda dan/atau (4) tidak biasa dan tampaknya secara tiba-tiba - maka berhentilah berolahraga dan konsultasikan pada dokter anda.

***Yoookk....Olah Raga biar sehat ;)
 
Olahraga yuk
Friday, July 25, 2003
  Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia ( PB PERBASI )

Arti Lambang

1. Warna dasar biru laut. Di tengahnya tercantum lukisan sebuah obor, olahragawan dan olahragawati yang sedang memasukkan bola ke keranjang yang dilingkari setangkai padi dan setangkai kapas.

2. Tangkai padi berwarna kuning terdiri dari 23 butir yang berarti tanggal 23. Tangkai kapas berwarna putih, terdiri dari 10 buah berarti bulan 10. Sedangkan batang obor berwarna kuning dengan nyala api 5 lima sila dari Pancasila dan berarti tahun 51. Dengan demikian bahwa PERBASI didirkan pada tanggal 23 10 1951 atas dasar Pancasila.

3. Arti keseluruhan dari lambang PERBASI tersebut ialah bahwa atas dasar kesetiaan terhadap masyarakat dan bangsa dengan semangat yang berkobar, olahragawan dan olahragawati Indonesia bertekad menjunjung tinggi nama bangsa dan negara untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran Indonesia.


Sejarah permainan dan perkembangan bola basket.

Permainan bola basket diciptakan oleh Prof. Dr. James A. Naismith salah seorang guru pendidikan jasmani Young Mens Christian Association (YMCA) Springfield, Massachusets, Amerika Serikat pada tahun 1891. Gagasan yang mendorong terwujudnya cabang olahragabaru ini ialah adanya kenyataan bahwa waktu itu keanggotaan dan pengunjung sekolah tersebut kian hari kian merosot. Sebab utamanya adalah rasa bosan dari para anggota dalam mengikuti latihan olahraga Senam yang gerakannya kaku. Di samping itu kebutuhan yang dirasakan pada musim dingin untuk tetap melakukan olahraga yang menarik semakin mendesak.

Dr. Luther Gullick, pengawas kepala bagian olahraga pada sekolah tersebut menyadari adanya gejala yang kurang baik itu dan segera menghubungi Prof. Dr. James A. Naismith serta memberi tugas kepadanya untuk menyusun suatu kegiatan olahraga yang baru yang dapat dimainkan di ruang tertutup pada sore hari.

Dalam menyambut tugasnya itu Nasimith menyusun suatu gagasan yang sesuai dengan kebutuhan ruang tertutup yakni permainan yang tidak begitu keras, tidak ada unsur menendan, menjegal dan menarik serta tidak sukar dipelajari. Langkah pertama, diujinya gubahan dari permainan Footbal, Baseball, Lacrose dan Sepakbola. Tetapi tidak satupun yang cocok dengan tuntutannya. Sebab disamping sulit dipelajari, juga permainan tersebut masih terlalu keras untuk dimainkan di ruangan tertutup yang berlampu.

Dari hasil percobaan yang dilakukan itu Naismith akhrinya sampai pada kesimpulan bahwa permainan yang baru itu harus mempergunakan bola yang bentuknya bulat, tidak menjegal, dan harus menghilangkan gawang sebagai sasarannya. Untuk menjinakkan bola sebagai pengganti menendang dilakukan gerakan mengoper dengan tangan serta menggiring bola (dribbling) sebagai puncak kegairahan, gawang diganti dengan sasaran lain yang sempit dan terletak di atas para pemain, sehingga dengan obyek sasaran yang demikian pengutamaan tembakan tidak terletak pada kekuatan seperti yang terjadi pada waktu menendang, melainkan pada ketepatan menembak.

Semula Naismith akan menggunakan kotak kayu untuk sasaran tembakan tersebut, tetapi berhubung waktu percobaan dilakukan yang ada hanya keranjang (basket) buah persik yang kosong, maka akhirnya keranjang itulah dijadikan sasaran tembakan. Dari perkataan basket ini kemudian permainan baru yang ditemukan Prof. Dr. James A. Naismith tersebut dinamakan Basketball.

Beberapa catatan penting dalam perkembangan bola basket.

1. Tahun 1891 : Prof. Dr. James A. Naismith menemukan permainan Bola Basket
2. Tahun 1892 : Untuk pertama kali Naismith memperkenalkan permainan Bola Basket kepada masyarakat (Amerika)
3. Tahun 1894 : Prof. Dr. James A. Naismith dan Dr. Luther Gullick untuk pertama kali mengeluarkan peraturan permainan resmi.
4. Tahun 1895 : Kata Basketball secara resmi diterima dan dimasukkan ke dalam perbendaharaan bahasa Inggris.
5. Tahun 1913 : Untuk pertama kali diadakan Kejuaraan Bola Basket Far Eastern. Pada kesempatan tersebut regu Phillipina mengalahkan Cina.
6. Tahun 1918 : Tentara pendudukan Amerika dan anggota YMCA memperkenalkan permainan Bola Basket di banyak negara Eropa.
7. Tahun 1919 : Dalam Olympiade Militer di Joinville, permainan Bola Basket termasuk salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.
8. Tahun 1932 : Untuk pertama kali diadakan Kongres Bola Basket bertempat di Jenewa Swiss. Para peserta yang hadir adalah : Argentina, Cekoslowakia, Yunani, Italia, Portugal, Rumania dan Swiss. Keputusan penting yang dihasilkan adalah terbentuknya Federasi Bola Basket Internasional - Federation International de Basketball (FIBA)
9. Tahun 1933 : Untuk pertama kali diselnggarakan kejuaraan Dunia Bola Basket Mahasiswa di kota Turin - Italia.
10. Tahun 1935 : Dalam Kongres Komite Olympiade Internasional, Bola Basket diterima sebagai salah satu nomor pertandingan Olympiade.
11. Tahun 1936 : Untuk pertama kali Bola Basket dipertandingkan dalam Olympiade Berlin. Dua puluh dua negara ikut serta. Juaranya adalah USA, Kanada dan Meksiko.
12. Tahun 1939 : Prof. Dr. James A. Naismith meninggal dunia.


Perkembangan Bola Basket di Indonesia

Di tengah-tengah gejolak revolusi bangsa dalam mempertahankan kemerdekaan yang telah direbut itu, permainan Bola Basket mulai dikenal oleh sebagian kecil rakyat Indonesia, khususnya yang berada di kota perjuangan dan pusat pemerintahan Rakyat Indonesia, Yogyakarta serta kota terdekat Solo. Nampaknya, ancaman pedang dan dentuman meriam penjajah tidak menjadi penghalang bagi bangsa Indonesia untuk melakukan kegiatan olahraga, termasuk permainan Bola Basket. Bahkan dengan dilakukannya kegiatan-kegiatan olahraga tersebut semangat juang bangsa Indonesia untuk mempertahankan tanah airnya dari ancaman para penjajah yang menginginkan kembali berkuasa semakin membaja. Terbukti pada bulan September 1948, di kota Solo diselenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) Pertama yang mempertandingkan beberapa cabang olahraga, diantaranya Bola Basket. Dalam kegiatan tersebut ikut serta beberapa regu, antara lain : PORO Solo, PORI Yogyakarta dan Akademi Olahraga Sarangan.

Pada tahun 1951, Maladi dalam kedudukannya selaku Sekretaris Komite Olympiade Indonesia (KOI) meminta kepada Tony Wen dan Wim Latumenten untuk menyusun organisasi olahraga Bola Basket Indonesia. Selanjutnya karena pada tahun ini juga di Jakarta akan diselenggarakan PON ke-II, maka kepada kedua tokoh tadi Maladi meminta pula untk menjadi penyelenggara pertandingan Bola Basket.

Atas prakarsa kedua tokoh ini, pada tanggal 23 Oktober 1951 dibentuklah organisasi Bola Basket Indonesia dengan nama Persatuan Basketball Seluruh Indonesia disingkat PERBASI. Tahun 1955 namanya diubah dan disesuaikan dengan perbendaharaan bahasa Indonesia, menjadi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia yang singkatannya tetap sama yaitu PERBASI.

Dalam susunan Pengurus PERBASI yang pertama, Tony Wen menduduki jabatan Ketua serta Wim Latumeten, Sekretaris. Segera setelah terbentuknya PERBASI, organisasi ini menggabungkan diri dan menjadi anggota KOI serta FIBA. Namun demikian, dengan terbentuknya PERBASI, tidak berarti bahwa perjuangan bangsa Indonesia untuk membina dan mengembangkan permainan Bola Basket di tanah air menjadi ringan. Tantangan yang paling menonjol datang dari masyarakat Cina din Indonesia yang mendirikan Bon Bola Basket sendiri, dan tidak mau bergabung dengan PERBASI.

Untuk menjawab tantangan tersebut, pada tahun 1955 PERBASI menyelenggarakan Konferensi Bola Basket di Bandung yang dihadiri oleh utusan dari Yogyakarta, Semarang, Jakarta dan Bandung.

Keputusan yang paling terpenting dalam Konferensi tersebut ialah PERBASI merupakan satu-satunya organisasi induk olahraga Bola Basket di Indonesia, sehingga tidak ada lagi sebutan Bon Bola Basket Cina dan lain sebagainya. Pada kesempatan itu juga dibicarakan persiapan menghadapi penyelenggaraan kongres yang pertama.

Kongres-kongres PERBASI yang telah diselenggarakan sejak berdirinya tahun 1951 sampai akhir tahun 1983 sebagai berikut :

Kongres ke - I : Tahun 1957 di Semarang
Kongres ke - II : Tahun 1959 di Malang
Kongres ke - III : Yang sedianya akan dilangsungkan tahun 1961 di Manado, dibatalkan.
Kongres ke - IV : Tahun 1967 di Jakarta
Kongres ke - V : Tahun 1969 di Surabaya
Kongres ke - VI : Tahun 1974 di Surabaya
Kongres ke - VII : Tahun 1977 di Jakarta (bersamaan dengan PON IX).
Kongres ke - VIII : Tahun 1981 di Jakarta (bersamaan dengan PON X).

Sejak didirikan tahun 1951, PERBASI telah banyak melakukan kegiatan yang sifatnya nasional, regional dan internaisonal, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Dalam melaksanakan pembinaan organisasi, PERBASI menganut sistem vertikal berjenjang, yang dimulai dari tingkat perkumpulan, PERBASI Cabang, Pengurus Daerah PERBASI, sampai kepada Pengurus Besar PERBASI.

Di bidang pembinaan, PERBASI mengenal berbagai cara. Selain pertandingan-pertandingan dilakukan melalui jenjang organisasi vertikal, juga dikenal adanya Kejuaraan Nasional Bola Basket Antar Perkumpulan. Disamping itu, sebagai realisasi daripada keputusan Kongres PERBASI ke VIII Tahun 1981, maka mulai tahun 1982 dilaksanakan Kompetisi Bola Basket Utama yang diikuti perkumpulan terkemuka di Pulau Jawa. Berbeda dengan kegiatan-kegiatan lain, Kompetisi ini dianggap sebagai awal pembaharuan dalam pembinaan Bola Basket Indonesia, karena dalam pelaksanaannya mengambil jalan pintas, tanpa mengikuti jalur vertikal. Hal ini langsung ditujukan pada peningkatan prestasi melalui cara yang dinilai paling cepat yakni dengan pembinaan latihan serta pertandingan yang teratur dan terus menerus sepanjang waktu.


Mengenal Permainan Bola Basket

Permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu yang berlawanan. Tiap-tiap regu yang melakukan permainan di lapangan terdiri dari 5 orang, sedangkan pemain pengganti sebanyak-banyaknya 7 orang, sehingga tiap regu paling banyak terdiri dari 12 orang pemain.

Permainan Bola Basket dimainkan di atas lapangan keras yang sengaja diadakan untuk itu, baik di lapangan terbuka maupun di ruangan tertutup. Pada hakekatnya, tiap-tiap regu mempunyai kesempatan untuk menyerang dan memasukkan bola sebanyak-banyaknya keranjang sendiri untuk sedapat mungkin tidak kemasukan.

Secara garis besar permainan Bola Basket dilakukan dengan mempergunakan tiga unsur teknik yang menjadi pokok permainan, yakni : mengoper dan menangkap bola (pasing and catching), menggiring bola (dribbling), serta menembak (shooting).

Ketiga unsur teknik tadi berkembang menjadi berpuluh-puluh teknik lanjutan yang memungkinkan permainan Bola Basket hidup dan bervariasi. Misalnya, dalam teknik mengoper dan menangkap bola terdapat beberapa cara seperti : tolakan dada (chest pass), tolakan di atas kepala (overhead pass), tolakan pantulan (bounce pass), dan lain sebagainya. Dalam rangkaian teknik ini, dikenal pula sebutan pivot yakni pada saat memegang bola, salah satu kaki bergerak dan satu kaki lainnya tetap di lantai seabgai tumpuan.

Teknik menggiring bola berkaitan erat dengan traveling, yakni gerakan kaki yang dianggap salah karena melebihi langkah yang ditentukan. Juga double dribble suatu gerakan tangan yang dilarang karena menggiring bola dengan kedua tangan atau menggiring bola untuk kedua kalinya setelah bola dikuasai dengan kedua tangan.

Teknik menembak berkaitan erat dengan gerak tipu, lompat, blok dan lain sebagainya. Begitu banyak teknik permainan yang harus dikuasai oleh seorang pemain Bola Basket, sehingga sulit untuk diperinci satu-persatu dalam tulisan ini. Namun demikian, dengan menguasai ketiga unsur teknik pokok tadi serta beberapa lanjutannya, seseorang sudah dapat melakukan permainan Bola Basket, walaupun tidak sempurna.


Ketentuan bermain dan bertanding.

Seperti telah diuraikan di atas permainan Bola Basket dimainkan oleh dua regu, masing-masing terdiri dari 5 orang pemain. Wasit yang memimpin terdiri dari 2 orang yagn senantiasa berganti posisi. Waktu bermain yang resmi 2 x 20 menit bersih, tidak termasuk masa istirahat 10 menit, time out, dua kali bagi masing-masing regu tiap babak selama 1 menit, saat pergantian pemain dan atau peluit dibunyikan wasit karena bola ke luar lapangan atau terjadi pelanggaran/kesalahan seperti foul dan travelling. Apabila dalam pertandingan resmi (yang dimaksud disini bukan pertandingan persahabatan) terjadi pengumpulan angka sama, waktu diperpanjang sekian babak (tiap 5 menit) sampai terjadi perbedaan angka.

Khusus untuk permainan Mini Basket yang diperuntukkan anak-anak di bawah umur 13 tahun, diberlakukan peraturan tersendiri yang agak beda, antara lain : bola yang dipergunakan lebih kecil dan lebih ringan, pemasangan keranjang yang lebih rendah, waktu pertandingan 4 x 10 menit dengan 3 kali istirahat dan lainnya lagi seperti dalam hal penggantian pemain.

Peraturan permainan yang dipergunakan sangat tergantung daripada peraturan PERBAIS/FIBA mana yang berlaku. Misalnya pada tahun 1984, peraturan permainan yang berlaku adalah Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984.


Alat-Alat Perlengkapan dan Lapangan

Berdasarkan Peraturan Permainan PERBASI/FIBA tahun 1980 - 1984, alat-alat perlengkapan dan lapangan terdiri dari :

1. Bola Basket

Terbuat dari karet yang menggelembung dan dilapisi sejenis kulit, karet atau sintesis. Keliling bola tidak kurang dari 75 cm dan tidak lebih dari 78 cm, serta beratnya tidak kurang dari 600 gram dan tidak lebih dari 650 gram. Bola tersebut dipompa sedemikan rupa sehingga jika dipantulkan ke lantai dari ketinggian 180 cm akan melambung tidak kurang dari 120 cm tidak lebih dari 140 cm.

2. Perlengkapan Teknik

2.1. Untuk pencatatan waktu diperlukan sedikitnya 2 buah stopwatch, satu untuk pencatat waktu dan satu lagi untuk time out.

2.2. Alat untuk mengukur waktu 30 detik

2.3. Kertas score (Scoring Book) untuk mencatat/merekam pertandingan.

2.4. Isyarat - scoring board, tanda kesalahan perorangan yakni angka 1 sampai dengan 5, serta bendera merah dua buah untuk kesalahan regu.

3. Lapangan

3.1. Lapangan Permainan

Berbentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 26 m dan lebar 14 m yang diukur dari pinggir garis batas. Variasi ukuran diperolehkan dengna menambah atau mengurangi ukuran panjang 2 m serta menambah atau mengurangi ukuran lebar 1 m. Di lapangan ini terdapat beberapa ukuran seperti : lingakaran tengah, dan lain sebagainya yang secara jelas dan terperinci akan diuraikan dalam gambar di bawah nanti.

3.2. Papan Pantul

Papan pantul dibuat dari kayu keras setebal 3 cm atau dari bahan transparant yang cocok. Papan pantul berukuran panjang 180 cm dan lebar 120 cm.. Tinggi papan, 275 cm dari permukaan lantai sampai ke bagian bawah papan, dan terletak tegak lurus 120 cm jaraknya dari titik tengah garis akhir lapangan. (Perincian selengkapnya, lihat gambar).

3.3. Keranjang

Keranjang terdiri dari Ring dan Jala. Ring tersebut dari besi yang keras dengan garis tengah 45 cm berwarna jingga. Tinggi ring 305 cm dari permukaan lantai dan dipasang dipermukaan papan pantaul dengan jarak 15 cm. Sedangkan jala terdiri dari tambah putih digantung pada ring. Panjang jala 40 cm. (perincian lihat gambar).
--------------------------------------------------------------------------------
KONI Pusat
National Olympic Committee of Indonesia
 
Olahraga yuk
Tuesday, July 08, 2003
 
Techniques of Shorinjikempo

Shorinjikempo is something more then just martial techniques, it is a practice for both body and mind.

The technical part contains of three main parts. These are:
Goho, or hard methods, that includes strikes, kicks, blocks etc.
Juho, or soft methods means techniques when an opponent grabs hold on you and you perform escapes, takedowns, throws, pins etc.
Seiho, translates approximately as correcting methods and is techniques for healing of the body. Mainly this means acupressure massage and simple forms of bone correcting (mainly the spine).

Shorinjikempo practice is mainly done in pairs, where one takes the role as attacker and the other practice the actual technique, then one alternate role. Shorinjikempo contains techniques against all possible types of attacks, that can be adapted depending on the situation.

Training of Shorinjikempo is divided in 3 parts; Shin (soul), Tai (body), Chi (wisdom). Although the techniques demand a large amount of physical training one is expected to develop both soul and intellect.

Santei sanpo nijugokei

Tai, or the physical training, is divided in 3 systems of totally 25 branches of techniques. These 3 systems are; Goho, or hard methods and contains strikes, kicks, blocks etc. Juho, soft methods, is defence against different types of grabs and throws and includes different types of escapes, takedowns, throws and pins. The last part is Seiho and can be translated as correcting methods.

Kihon

Kihon, or basics in English, in Shorinjikempo is divided in 6 main groups. In addition to these groups there is also a seventh group called shuho (defensive methods) but these are not practiced as separate techniques. All practice of techniques is built on these parts, which often are practiced in single form.

Tai gamae (body position)
Byakuren hachi jin - group of 8 different body positions.
Giwa kyu jin - group of 9 different body positions.

Sokui ho (foot position)
Ichi - position of the feet (8 techniques).
Tachi kata - form of standing (8 techniques).

Umpo ho (footwork)
De ashi - step forward (8 techniques).
Hiki ashi - step backwards (8 techniques).
Yoko ashi - step to the side (6 techniques).
Tenkai ashi - turnings (4 techniques).

Tai sabaki (body movement)
Taishin - body moving backwards (5 techniques).
Irimi - body moving in/forward (6 techniques).
Tenshin - body turning (8 techniques).
Furimi - swing body (4 techniques).
Kusshin - duck (2 techniques).
Kaiten shin - body rolling (4 techniques).
Kaishin - open body (3 techniques).

Kogi (offensive techniques)
Te no waza - hand techniques (46 techniques).

Bogi (defensive techniques)
Te ashi ni yoru bogi - defence with arm and leg (21 techniques).
Tai sabaki ni yoru bogi - defence with body movement (8 techniques).

Shuho (defence methods)
Kagite shuho
Tsuitate shuho
Sankaku shuho
Konoha shuho
Choji shuho
Kubi jime shuho
Hagai shuho

Source www.shorinji-kempo.org.





 
Name :
Nickname :
Age :
AIM :
YM :
ICQ :
Email :
Hobbies:
Drink:
Clothes:
Song:
Mood:
Powered by TagBoard Message Board
Name

URL or Email

Messages(smilies)